Rabu, Oktober 27onlinenews.co.id
Shadow

Tren Kondisi Ekonomi Rumah Tangga Membaik, Kinerja Airlangga Hartarto Dipuji

ONLINENEWS : JAKARTA — Kinerja pemerintah melalui tim pemulihan ekonomi nasional di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terus menuai pujian.

Selain berhasil membawa Indonesia keluar dari resesi, dampak pertumbuhan ekonomi kuartal dua 2021 yang mencapai 7,07 persen, kinerja pemerintah juga berhasil membawa optimisme masyarakat terkait kondisi perekonomiannya.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia bertajuk Evaluasi Publik Terhadap Kinerja Penanganan Pandemi, Vaksinasi dan Peta Elektoral Terkini diketahui, tren kondisi ekonomi rumah tangga periode Juli tahun ini terus membaik dan mengalami peningkatan.

Jika pada Februari lalu angkanya tercatat 7,7, sementara memasuki Juli meningkat menjadi 19,0. Survei tersebut dilakukan Indikator sedari 30 Juli hingga 4 Agustus, melibatkan 1.220 responden.

“Penilaian objektif publik ini menunjukkan kerja-kerja serius tim pemulihan ekonomi di bawah koordinasi Airlangga Hartarto menunjukkan hasil yang cukup nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia,” kata peneliti senior Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad, Rabu (25/8/2021).

Menurut Saidiman, meski persepsi pubik mengenai kondisi ekonomi nasional masih negatif dan sedikit memburuk dalam empat bulan terakhir, jika dibandingkan dengan kondisi tahun lalu persepsi publik jauh lebih baik.

Pada Juli 2020, misalnya, 69,2 persen warga menilai kondisi ekonomi nasional lebih buruk dari tahun sebelumnya. Sekarang, merujuk survei Indikator, angka itu menjadi 52,5 persen. Artinya, dalam setahun terakhir, publik merasakan perbaikan ekonomi nasional.

“Data ini juga sekaligus mengonfirmasi data pertumbuhan ekonomi yang dikeluarkan oleh BPS yang menunjukkan Indonesia telah berhasil keluar dari resesi,” jelas Saidiman.

Di sisi lain, menurut Saidiman, data persepsi ekonomi rumah tangga warga yang mengalami perbaikan dari waktu ke waktu memperkuat optimisme tersebut. Karenanya, Saidiman melanjutkan, data tersebut perlu dijadikan acuan bagi pemerintah untuk mempertahankan performa kebijakan pemulihan ekonomi warga.

Sumber

WhatsApp chat