Selasa, Oktober 26onlinenews.co.id
Shadow

Tag: #ekonomi

Bank Indonesia Mitigasi Dampak Brexit ke Indonesia

Bank Indonesia Mitigasi Dampak Brexit ke Indonesia

Finance, News
Foto: liputan6.com ONLINE NEWS: Bank Indonesia (BI) masih memitigasi dampak berpisahnya Inggris Raya dengan Uni Eropa (Brexit) terhadap perekonomian Indonesia. Untuk diketahui, tepat Sabtu (1/2/2020) pukul 06.00 WIB perpisahan resmi terjadi.Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan, BI belum bisa memaparkan dampak perekonomian Indonesia atas keputusan Brexit. Sebab Bank Sentral tersebut masih memitigasi dampaknya.Kita mesti liat dulu nggak bisa langsung, Kita pantau dulu," kata Onny, di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Sabtu (1/2/2020).Onny mengungkapkan, jika menilik kerjasama dagang dan pendanaan antara Indonesia dengan Uni Eropa dan Inggris tidak besar‎. Namun, bukan berarti BI menganggap dampak Bre...
Ekonomi Dunia Saat Ini Melambat, Presiden: Selain Berdoa, Kita Harus Kerja Keras dan Cepat

Ekonomi Dunia Saat Ini Melambat, Presiden: Selain Berdoa, Kita Harus Kerja Keras dan Cepat

Finance, News
Foto: ©www.kominfo.go.id ONLINE NEWS: Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa selain berdoa tentu harus selalu bekerja keras dan kerja cepat sebab kondisi ekonomi dunia sekarang ini sedang melambat. “Jadi kalau kita kerja biasa-biasa akan sangat berbahaya bagi ekonomi negara kita karena ekonomi dunia sekarang pada posisi yang memang menurun dan pada posisi yang tidak pasti,” ujar Presiden Jokowi pada Perayaan Imlek Nasional “Bersatu Untuk Indonesia Maju” di ICE BSD, Tangerang, Kamis (30/01/2020).Kepala Negara juga menyampaikan Selamat Hari Imlek di tahun 2020, Gong Xi Fa Cai. Ia menambahkan ucapan selamat memasuki tahun Tikus Logam di 2020. “Shio saya kerbau, katanya tahun ini saya harus kerja keras. Padahal saya lima tahun kemarin sudah super kerja keras. Sekali lagi sela...
Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani Menjadi Solusi

Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani Menjadi Solusi

News
Pemerintah melalui Kementrian Pertanian mulai mengembangkan apa yang disebut Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani (PKPBKP) sesuai potensi hasil pertanian diwilayah masing-masing.Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Utara Ir. Refly Ngantung, menjelaskan, sesuai Permentan No. 18/2018, Tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani. Akan mengarah pada skala industri, distribusi, pemasaran dan Modal.Nantinya kedepan para petani didorong membentuk badan hukum korporasi dengan sebahagian besar modal dimiliki petani.  Jadi dari produksi bahan baku hingga pengolahan dan pemasaran dilakukan oleh badan hukum korporasi petani.Sesuai Permentan ini, Pemerintah Propinsi (Dinas Perkebunan) membuat Master Plan Kawasan Perkebunan Berbasis Korp...
WhatsApp chat