Minggu, November 28onlinenews.co.id
Shadow

Strategi dan Sinergi Divisi Publikasi Media untuk Penguatan Peran BP2MI

ONLINENEWS : JAKARTA — Satuan Tugas (Satgas) Sikat Sindikat Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar focus group discussion (FGD) di Swiss-Bellhotel, Jakarta, Kamis (18/11/2021).
Adapun diskusi dengan mengusung tema ‘Strategi dan Sinergi Divisi Publikasi Media untuk Penguatan Peran BP2MI’.

Amas Mahmud, Sekretaris Divisi Publikasi Media Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Sindikat Penempatan Ilegal PMI menyampaikan, diskusi ini menyusun rencana dan mengakselerasikan program satgas Sikat Sindikat BP2MI dalam hal publikasi, khususnya penyebaran informasi terkait pelindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Kita perlu membuat peta jalan atau roadmap berkaitan dengan kerja-kerja aktualisasi,” kata Amas mengawali kegiatan FGD.

Menurut Amas, peta jalan itu menjadi acuan dalam melakukan berbagai program dan strategi satgas Sikat Sindikat di seluruh daerah.

“Peta jalan ini menjadi kompas atau agenda-agenda yang akan diurai secara rinci dalam kerja satgas tentunya,” jelas Amas.

Kerja satgas itu, lanjut Amas, menjadi skala prioritas dalam upaya membangun jati diri dan meningkatkan produktivitas kerja satgas Sikat Sindikat.

“Karena memang prioritas daripada kerja divisi publikasi media itu terfokus pada membangun brand atau meng-edukasikan publik atau mensosialisasikan agenda-agenda yang telah dan akan direncanakan oleh satgas,” paparnya.
Selain itu, Amas menjelaskan, agenda-agenda kerja satgas sebagai prioritas dalam memperkuat kelembagaan BP2MI

Kita melakukan indentifikasi terhadap agenda-agenda prioritas bahwa apa yang dilakukan satgas Sikat Sindikat, dalam konteks divisi media. (Misal) Kita harus memperkuat medsos (media sosial), internet dan visualisasi atau semacam video pendek (podcast),” terangnya.

Lebih lanjut Amas mengatakan, untuk optimalisasi program satgas, dibutuhkan konsistensi dan konsolidasi dalam mengimplementasikan berbagai agenda kerja.

“Tidak hanya di divisi publikasi semata tapi bagaimana (program) bisa tersosialisasi, melakukan expansi bahwa program ini harus diketahui oleh divisi lain yang ada di internal satgas Sikat Sindikat,” ujar Amas.

Ia menambahkan, program kerja satgas tersebut juga perlu menjalin sinergi dengan kelembagaan lain dan stakeholder, sehingga tujuan utama BP2MI terwujud dalam melindungi PMI dari Ujung Rambut hingga Ujung Kaki.

“Memerlukan sebuah aktualisasi atau action yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Jadi sesuai apa yang dikehendaki oleh CPMI atau PMI. Dan menguatkan satgas ini agar memberi dampak positif bagi PMI, baik soal penempatan maupun pelindungan terhadap PMI,” paparnya.

Materi kegiatan FGD dibawakan juga oleh Ronny Pancratius Anis ,SE,M.Si
Koordinator Pelindungan Kawasan Timur Tengah I Eropa Timur, Ketua divisi publikasi media, Ninoy Karundeng, Ketua divisi pencegahan dan penanganan di daerah perbatasan, Sumadji Indro Tjahyono , Bob Rinaldi Randilawe,
Berry serta di hadiri oleh sejumlah anggota satgas pencegahan dan pemberantasan sindikat penempatan ilegal PMI lainnya. FGD tersebut diselenggarakan selama 2 hari, 18-19 November 2021.( Hans)

WhatsApp chat