Rabu, Oktober 27onlinenews.co.id
Shadow

Presiden RI Serukan Seluruh Negara Berbagi Beban dalam Atasi Tantangan Global

ONLINENEWS : ​Presiden RI Joko Widodo menyerukan pentingnya seluruh negara berbagi beban ( burden sharing) dalam upaya mengatasi berbagai tantangan global saat ini. Seruan Presiden RI disampaikan melalui pre-recorded video message dalam Sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-76 pada hari Rabu, 22 September 2021 di New York, Amerika Serikat.

Presiden menegaskan harapan besar masyarakat dunia atas hasil sidang Majelis Umum PBB- 76 guna menjawab kegelisahan global saat ini seperti pandemi, perekonomian global belum pulih, ketahanan planet ke depan serta dunia yang belum terbebas dari konflik.

Di hadapan para pemimpin dunia, Presiden menyerukan empat hal penting sebagai upaya bersama yang perlu diikuti dengan langkah-langkah nyata.

Pertama, penanganan Pandemi Covid-19 dengan cepat, adil, dan merata. “No one is safe until everyone is” tegas Presiden. Presiden tekankan kemampuan dan kecepatan antar negara dalam menangani Covid-19, termasuk vaksinasi. Politisasi dan diskriminasi terhadap vaksin masih terjadi. Presiden RI juga menyinggung pentingnya untuk menata ulang arsitektur ketahanan kesehatan global.

Kedua, Presiden RI garis bawahi bahwa pemulihan perekonomian global hanya bisa berlangsung jika pandemi terkendali, dan antar negara bisa bekerja sama dan saling membantu untuk pemulihan ekonomi. Presiden sampaikan bahwa Indonesia, dan negara berkembang lainnya, membuka pintu seluas-luasnya untuk investasi yang berkualitas.

Ketiga, Presiden sampaikan komitmen Indonesia terhadap ketahanan iklim, pembangunan yang rendah karbon serta teknologi hijau. Presiden tegaskan proses transformasi energi dan teknologi tersebut harus memfasilitasi negara berkembang untuk ikut dalam pengembangan industri dan menjadi produsen teknologi. “Pandemi Covid-19 mengingatkan kita tentang pentingnya penyebaran sentra produksi kebutuhan vaksin di dunia, di banyak negara”.

Keempat,Presidenjugaangkatpentingnyauntukseriusmelawanintoleransi,konflik,terorisme dan perang. “Perdamaian dalam keberagaman, jaminan hak perempuan dan kelompok minoritas harus kita tegakkan” kata Presiden.

Presiden RI juga angkat komitmen Indonesia dalam upaya dukung proses perdamaian di Afghanistan, Palestina dan Myanmar. Presiden juga angkat kesiapan Indonesia sebagai Presiden G20 pada 2022 mendatang yang mengusung tema besar “Recover Together … Recover Stronger”.

Dalam penutupnya, Preisden tegaskan harapan dan dukungan Indonesia terhadap multilateralisme dalam menghadapi agenda bersama dunia yang sangat berat. “Sudah mendesak bagi kita untuk mengawal multilateralisme yang efektif dengan kerja dan hasil yang konkret. Let us work together … to Recover Together … Recover Stronger”.

Sesi “High Level Week” Sidang Majelis Umum PBB ke-76 dengan tema “Building Resilience Through Hope – To Recover From Covid-19, Rebuild Sustainably, Respond To The Needs Of The Planet, Respect The Rights Of People, And Revitalize The United Nations”, berlangsungdari tanggal 21 hingga 27 September 2021. Dalam suasana pandemi, pertemuan dilakukan dengan opsi bagi para kepala negara/pemerintahan yang tidak dapat hadir secara fisik (in person) untuk menyampaikan pernyataan nasionalnya melalui pre-recorded video. Pada Sesi ke-75 SMU PBB tahun 2020 lalu, Presiden RI juga sampaikan statement lewat opsi ini.

Sumber : kemlu.go.id

WhatsApp chat