Selasa, Oktober 26onlinenews.co.id
Shadow

PPKM Darurat, Sandiaga: Semua Pusat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jawa-Bali Tutup

ONLINENEWS : JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno mendorong percepatan transformasi digitalisasi pelaku ekonomi kreatif sehingga dapat menyelamatkan perekonomian di tengah Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021 di Jawa dan Bali.

Menurut Sandiaga, percepatan tersebut bisa dilakukan melalui upaya stimulus seperti dana hibah pariwisata, bantuan insentif pemerintah, bantuan sosial, bantuan likuiditas untuk restrukturisasi kewajibannya terhadap perbankan sehingga mereka tidak mengalami situasi kerusakan permanen.

“Bantuan untuk pelaku ekonomi kreatif ini harus dipercepat. Dalam pertemuan secara daring dengan 3.000 hingga 4.000 pelaku kuliner dan ekonomi kreatif kita sudah men-challenge mereka dapat membantu pemerintah untuk melakukan digitalisasi ke target 10 juta orang,” kata Sandiaga dalam siaran pers, dikutip Senin (5/7/2021).

Sandiaga mengatakan, pemberlakuan PPKM Darurat ini pada dasarnya merubah rencana-rencana yang sudah susun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Namun, Sandiaga memastikan kebijakan dan rencana Kemenparekraf haruslah dinamis di tengah kondisi tak pasti saat ini.

“Rencana tersebut akan menyesuaikan dengan sand box. Di mana kita siapkan kebijakannya secara dinamis. Harus mampu untuk menjawab dengan singkat kenaikan kasus positif Covid-19 di sejumlah wilayah,” tambah Sandiaga.

Sandiaga menegaskan pada PPKM Darurat ini semua pusat pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Jawa dan Bali tutup.

Sementara sebut dia, untuk wilayah lain di luar Jawa dan Bali menyesuaikan dengan kondisi masing-masing sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Dia menegaskan, varian Delta Covid-19 ini memang menyebar dengan sangat cepat. Jadi, meskipun sudah disiplin dengan protokol kesehatan Covid-19, tidak menutup kemungkinan untuk tidak terpapar.

Sumber

WhatsApp chat