Minggu, Oktober 17onlinenews.co.id
Shadow

Polisi Tangkap M Kece dan Yahya Waloni dalam 2 Hari

ONLINENEWS : Jakarta – Polisi bergerak cepat mengusut dugaan penistaan agama yang dilakukan YouTuber Muhammad Kece dan Yahya Waloni. Keduanya dibekuk polisi dalam 2 hari.

Muhammad Kece dan Yahya Waloni dibawa ke Bareskrim guna diperiksa secara khusus. Berikut detikcom rangkum momen penangkapan Muhammad Kece dan Yahya Waloni.

Muhammad Kece Ditangkap

Dittipidsiber Bareskrim Polri menangkap Muhammad Kece di Bali atas dugaan penistaan agama. Muhammad Kece dilaporkan oleh sejumlah pihak karena konten-konten video kontroversial yang diunggahnya di YouTube bersinggungan dengan SARA.

Ucapan Muhammad Kece dalam sejumlah video di YouTube dinilai telah menistakan agama. Polisi pun langsung bergerak mencari keberadaan Muhammad Kece.

Proses penangkapannya ternyata cukup pelik karena Muhammad Kece bersembunyi di area persawahan. Dalam video, terlihat sejumlah polisi dari Dittipidsiber Bareskrim menggiring Muhammad Kece keluar dari area persawahan. Kondisi saat itu tampak gelap. Polisi menggunakan senter untuk menerangi jalan.

“Pak Kace, kenapa Pak Kace lari?” terdengar seorang polisi bertanya kepada Muhammad Kece. “Satu dunia nyari Pak Kace,” timpal polisi lainnya. Di YouTube, Muhammad Kece memang kerap disapa Pak Kace. Dia sendiri bernama asli H Muhamad Kasman.

“Halo. Iya, baru ketemu sekarang. Ini yang menariknya ketemunya di sawah,” ujar Muhammad Kece. Jalannya tampak pincang saat digiring ke mobil. Dalam foto usai penangkapan, dia tampak menggunakan tongkat.

Muhammad Kece ditahan selama 20 hari ke depan. Polri dan Kemkominfo juga melakukan take down atau pemblokiran terhadap video-video Muhammad Kece yang dinilai kontroversial. Hingga kemarin, sudah ada 42 video yang diblokir.

Yahya Waloni Ditangkap

Tak berselang lama, Yahya Waloni ditangkap polisi juga terkait dugaan penistaan agama. Yahya Waloni sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme soal dugaan penistaan agama terhadap Injil.

Yahya Waloni dinilai menista agama dalam ceramah yang menyebut Bible itu palsu. Dalam kasus ini, Yahya dilaporkan bersama pemilik akun YouTube Tri Datu.

Yahya Waloni tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/8) sore. “(Ditangkap terkait) penodaan agama,” ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono.

Polri menyebut Yahya tidak melawan saat ditangkap.

Menag Apresiasi Polri

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi tinggi langkah cepat Polri menangkap Muhammad Kece dan Yahya Waloni.

“Polri sudah menjalankan kewenangannya dengan baik. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya,” kata Menag Yaqut.

Yaqut mengatakan penangkapan Muhammad Kece dan Yahya Waloni ini sebagai peringatan bagi semua pihak. Dia menegaskan penghinaan terhadap agama dan simbol agama lain merupakan tindak pidana.

Sumber

WhatsApp chat