Senin, November 29onlinenews.co.id
Shadow

Menparekraf Tinjau Serbuan Vaksinasi Bagi Pelaku Parekraf di Waisai, Raja Ampat

ONLINENEWS : Waisai, Papua Barat – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, kembali melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di Raja Ampat, Papua Barat. Kali ini Menparekraf meninjau sentra vaksinasi COVID-19 yang digelar di pusat pemerintahan Kabupaten Raja Ampat, Waisai.

Sentra vaksinasi ini terselenggara atas kerja sama Kemenparekraf/Baprekraf dengan Antis, BNI, homecare24, Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat serta Dinas Kesehatan Kabupaten Raja Ampat.

Fasilitasi serbuan vaksinasi diberikan kepada masyarakat umum dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, yang telah berlangsung selama dua hari. Mulai dari tanggal 26 hingga 27 Oktober 2021 dengan target penerima vaksin sebanyak 1.200 orang.

“Hari ini saya sangat berbahagia bahwa bentuk dari geber yaitu gerak bersama Parekraf Peduli menghadirkan serbuan vaksin di Raja Ampat dengan target 1.200 orang,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno, di Pelabuhan Marina Waisai Raja Ampat, Rabu (27/10/2021).

Sandiaga mengatakan, kehadiran sentra vaksinasi ini diharapkan dapat membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Raja Ampat yang ditargetkan mencapai angka 70 persen akhir tahun.

“Ini yang akan membantu target Pak Bupati mencapai angka 70 persen di akhir tahun. Sehingga, ketika nantinya ada penyelenggaraan kegiatan side event G20 tahun depan, Raja Ampat sudah lebih siap dan terlindungi dari COVID-19,” lanjutnya.

Menurut data yang dihimpun oleh Kemenkes per tanggal 26 Oktober 2021, tingkat vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Raja Ampat baru mencapai 31,82 persen untuk vaksinasi dosis pertama, sementara vaksinasi dosis kedua 16,58 persen. Sandiaga mengajak masyarakat dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan vaksinasi yang disertai dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

“Vaksinasi harus diiringi dengan protokol kesehatan, aplikasi PeduliLindungi dan semua kelengkapan mengenai testing, tracing, and treatment. Harapannya lapangan kerja akan terbuka seluas-luasnya untuk masyarakat Raja Ampat dan Papua Barat,” kata Sandi.

Sampai dengan hari ini sudah lebih dari 532.331 masyarakat yang telah divaksin melalui sentra vaksinasi yang berkolaborasi dengan Kemenparekraf/Baparekraf, yang tersebar di 67 lokasi di berbagai daerah.

Sertifikasi Indonesia Care

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga turut menyerahkan sertifikasi Indonesia Care berbasis CHSE (cleanliness, health, safety, dan environment sustainability) kepada lima pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Raja Ampat. Yaitu Resort Papua Explorers, Papua Diving Resorts, Raja Ampat Dive Lodge, Misool Resort, dan RAJA4DIVERS.

Seperti diketahui, Sertifikasi Indonesia Care merupakan hal yang sangat penting bagi sektor parekraf untuk memulihkan kepercayaan wisatawan dan menggeliatkan kembali aktivitas parekraf. Selain itu, sertifikasi ini juga sebagai jaminan bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi standar dan protokol kesehatan.

“Ini adalah bagian dari the new normal. Dimana pariwisata dan ekonomi kreatif much cleaner, much healthier, much safer dan yang paling penting adalah terjaganya keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Pada tahun 2020, pelaku usaha yang telah tersertifikasi CHSE sebanyak 5.863 usaha. Dan tahun 2021, ditargetkan sebanyak 6.300 pelaku usaha yang tersertifikasi CHSE. Menparekraf berharap semakin banyak pelaku usaha yang mampu berkomitmen dengan kebijakan pemerintah dalam melakukan sertifikasi ini.

Sumber : kemenparekraf.go.id

WhatsApp chat