Minggu, November 28onlinenews.co.id
Shadow

Menkop dan UMKM Teten Masduki Dorong Kuliner Indonesia dan UMKM bisa Mendunia

ONLINENEWS : Dalam pertemuan dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI), di Jakarta, Kamis (11/11) Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bakal mempermudah proses perizinan usaha UMKM kuliner. Teten juga mendorong agar Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI) bisa mengekspor kuliner khas Indonesia ke berbagai negara. Dalam pertemuan itu, Teten juga menjadikan APJI partner Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), khusus pengembangan UKM kuliner.

“Kami sudah bertemu dengan Bapak Menteri Teten Masduki dan kami berpartner dengan Kemenkop UKM, khususnya dalam mengembangkan UKM di bidang kuliner. Kita sama-sama mengetahui, kuliner di Indonesia ini amatlah kaya dan beragam. Jadi, sudah saatnya maju di dalam dan luar negeri,” tutur Ketua Umum APJI Rahayu Setiowati, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (12/11).

Kedepannya, sebelum mengunggulkan kuliner khas Indonesia, banyak persiapan serta pembekalan yang akan dipegang para pelaku UKM kuliner ini. Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UKM siap memfasilitasi ratusan ribu UKM yang ada di seluruh Indonesia. “Diantaranya pemberian sertifikat halal, Kemenkop akan memberi pendampingan untuk mengurusnya,”kata Rahayu.

Mengenai fasilitas izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pelaku UKM didorong untuk memperhatikan kebersihan dan standarisasi tempat produksi sesuai. Agar izin edar segera dikeluarkan BPOM. “Tapi, untuk produk pangan dengan ketahanan di bawah 7 hari, tidak perlu izin edar dari BPOM,” kata Rahayu.
Bila setiap produk sudah memiliki sertifikat halal MUI, lalu mengantongi izin BPOM, maka produk tersebut berada dalam jalur hijau. Sehingga, pemasarannya pun akan dipermudah, baik secara online ataupun offline, hingga ekspor keluar negeri.

“Kami dorong untuk ekspor itu ke negara-negara, dimulai dengan tujuan utamanya yang banyak Tenaga Kerja Indonesia-nya di sana. Seperti Arab Saudi, Taiwan, Hongkong, dan sebagainya,” katanya.

Mengenai penyertaan modal, Kemenkop UKM mengarahkan APJI bekerja sama dengan BNI. Sehingga pelaku UMKM tidak terjerat dalam pinjaman online (pinjol) dengan jebakan bunga besar.

Kemenkop-UKM juga meminta, agar APJI juga menciptakan kuliner Indonesia sebagai lifestyle yang bisa mendunia. Misalnya saja negara Korea Selatan dengan K-Food yang dipromosikan melalui drama ataupun para idolnya. “Masih banyak lain, nanti pertemuan berikutnya adalah untuk realisasi pembentukan koperasi dan membawa strategi melalui makanan khas Indonesia yang akan diperkenalkan ke dunia, sekaligus pengembangan industri bumbunya, seperti contoh Tom Yam khas Thailand, nanti kita juga buat itu,” kata Rahayu.

Dalam pertemuan itu, Rahayu Setiowati didampingi Sekjen APJI Sitiradar Wati, Bendahara Umum Elfa, Ketua Bidang Kemitraan Linda, Bendahara Koperasi Tio, Ketua Koperasi Yanu, dan perwakilan pengurus APJI Deden.

WhatsApp chat