Minggu, Oktober 17onlinenews.co.id
Shadow

Menhan Prabowo: Sakti Wahyu Trenggono Layak Jadi Menteri KP

ONLINENEWS : Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yakin mantan wakil menterinya Sakti Wahyu Trenggono bisa mengemban tugas jadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Prabowo pun menilai, Trenggono mampu bekerja demi menambah devisa negara dalam sektor kelautan dan kemaritiman.

“Indonesia memiliki potensi kelautan dan kemaritiman yang dapat menambah devisa negara, selain itu kelautan dan kemaritiman termasuk dalam dimensi pertahanan. Sakti Wahyu Trenggono layak untuk menduduki jabatan Menteri KKP demi mengamankan kekayaan laut Indonesia,” kata Prabowo saat acara pelepasan Trenggono di Kantor Kemenhan, Senin (28/12).

Prabowo juga mengucapkan terima kasih pada Trenggono karena telah bekerja sama dengannya selama satu tahun dua bulan bekerja bersama di Kemhan dalam mewujudkan pertahanan Negara yang tangguh. Dia juga mengatakan, sosok Trenggono merupakan mitra kerja yang memiliki networking yang besar dalam birokrasi pemerintahan.

“Salah satu terobosan yang telah dilakukan Sakti Wahyu Trenggono adalah membangun empat fakultas baru di Unhan yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas MIPA, Fakultas Teknik dan Fakultas Farmasi,” ungkap Prabowo.

Kemudian, Prabowo pun memberikan penghargaan tali asih kepada Sakti Wahyu Trenggono disaksikan Wamenhan, Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M, serta pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemhan.

Sebelumnya diketahui Presiden Joko Widodo melantik 6 menteri dan 5 wakil menteri di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/12). Prosesi pelantikan dilakukan dengan protokol kesehatan.

Sekitar pukul 9.30 WIB para menteri bersiap untuk melakukan sumpah jabatan. Pelantikan menteri berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 133/P/Tahun 2020 Tentang Pengisian dan penggantian beberapa negeri negara Kementerian Negara Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024.

Sementara itu para wakil menteri dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) no 76/M/2020 tentang pemberhentian dan pemberhentian dan pengangkatan wakil menteri negara kabinet Indonesia aju Tahun 2019/2024.

Sumber

WhatsApp chat