Minggu, November 28onlinenews.co.id
Shadow

KKP Kenalkan BMKT kepada Generasi Milenial di Belitung Timur

ONLINENEWS : JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) belum lama ini mengajak generasi muda milenial di Belitung Timur untuk lebih mengenal Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) melalui sesi Learning Session dan Virtual Tour yang tersambung langsung dengan Marine Heritage Gallery (MHG) di Jakarta.

Acara yang digelar dalam rangka HUT KKP ke-22 tersebut diselenggarakan di Galeri Maritim Belitung Timur di Kota Manggar, Kabupaten Belitung Timur dengan peserta 80 pelajar yang merupakan siswa/siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) berasal dari wilayah kota Manggar, Belitung Timur.

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Pamuji Lestari menyampaikan kegiatan tersebut merupakan sesi pembelajaran untuk mengenal BMKT lebih dekat, tak hanya BMKT yang terdapat di Belitung namun juga BMKT lain yang tersebar di wilayah Indonesia lainnya.

“Pulau Belitung memiliki sejarah panjang kemaritiman. Bukti tertua perdagangan jarak jauh melalui laut ditemukan di dasar perairan pulau ini yaitu sebuah kapal berkonstruksi Timur Tengah yang membawa muatan sekitar 60.000 keping keramik kuno dari abad ke-9 Masehi,” terang Tari.

“Ketika Pemerintah Kabupaten Belitung Timur memutuskan membangun Galeri Maritim, ini seperti gayung bersambut. BMKT yang ditemukan di provinsi kepulauan itu seperti memiliki media untuk menyampaikan ceritanya,” lanjutnya.

Tari juga menjelaskan bahwa BMKT merupakan sumber daya kelautan yang unik. Tidak hanya memiliki nilai ekonomi tapi juga sarat pengetahuan dan sejarah. Pengetahuan tentang teknologi perkapalan, pelayaran dan teknologi manufaktur keramik. Melalui BMKT dapat diketahui juga hubungan bilateral dan multilateral yang terjalin sejak dahulu yang mempengaruhi perekonomian dan kondisi sosial masyarakat pada masanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur Amrizal mendorong agar generasi muda memiliki kemampuan untuk membangun narasi sejarah tempat asalnya sebagai identitas.

“Pulau Belitung merupakan jalur perdagangan kuno. Ini pertanda bahwa sejak dulu pulau ini memiliki potensi sumber daya yang melimpah,” ujar Amrizal.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Evi Nardi pun menambahkan BMKT yang dipamerkan di Galeri Maritim Belitung Timur merupakan bukti sejarah bahwa perairan Kepulauan Bangka Belitung adalah alur pelayaran global.

“BMKT yang ditemukan di perairan ini menjadi penguat statemen ditetapkannya Belitung Timur sebagai pusat jalur rempah di Bangka Belitung,” ungkap Evi.

Sementara itu Direktur Jasa Kelautan Miftahul Huda menjelaskan pemahaman terhadap sejarah perlu dimiliki oleh generasi muda agar kelak menjadi referensi dalam merancang dan berkontribusi membangun kelautan khususnya di Bangka Belitung dan pada umumnya di Indonesia.

“Belitung Timur memiliki kekayaan sumber daya kelautan yang lengkap. Pulau-pulau kecil dengan ekosistem yang terjaga seperti di Buku Limau dan Penanas, memiliki lanskap menarik yang kemudian ditetapkan sebagai geopark oleh UNESCO serta memiliki sumber daya yang bernilai sejarah seperti BMKT,” urai Huda.

Learning session diisi dengan materi pengenalan terhadap BMKT khususnya mengenai bagaimana objek tersebut ditemukan dan diangkat, penanganannya, serta bagaimana BMKT dapat menjadi petunjuk konektivitas sosial dan ekonomi antar bangsa. Dalam kegiatan tersebut juga dijelaskan tentang jenis-jenis BMKT yang pernah ditemukan di Indonesia secara umum dan yang ditemukan di Bangka Belitung secara khusus serta strategi agar lokasi BMKT dapat menjadi objek wisata yang menarik.

Guna lebih memahami, siswa/siswi selanjutnya diajak untuk mengikuti tur dengan menyaksikan koleksi BMKT di Galeri Maritim yang dilanjutkan dengan virtual tur ke Marine Heritage Gallery di Jakarta yang sengaja dilakukan untuk menunjukkan konektivitas koleksi BMKT di Galeri Maritim berlokasi di Manggar dan koleksi BMKT yang terdapat di Jakarta.

“Learning session untuk mengenalkan BMKT kepada siswa/siswi akan terus dilanjutkan, agar generasi muda memahami sejarah kemaritiman negaranya, mampu menarasikannya dan menjadikannya pengungkit dalam menemukan terobosan-terobosan yang berkontribusi untuk membangun kelautan Indonesia ke depan,” tegas Huda.

Pengenalan BMKT dan sejarah kemaritiman dilakukan sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam mengelola sumber daya laut secara bijak sekaligus menjadi rangkaian peluncuran Ekonomi Biru, Laut Sehat, Indonesia Sejahtera di Kota Manggar, Belitung Timur.

Sumber : kkp.go.id

WhatsApp chat