Sabtu, Oktober 16onlinenews.co.id
Shadow

Kepala Daerah dari Golkar Diminta Jaga Nama Baik Partai

ONLINENEWS : REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah, Panggah Susanto meminta seluruh kader partai beringin yang dilantik menjadi kepala daerah agar tetap amanah. Anggota DPR daerah pemilihan Jateng VI (Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, dan Kota Magelang) ini menegaskan, seluruh kader harus menjaga nama baik partai.

Ia menuturkan, kepala daerah yang diusung Golkar dilarang melakukan perbuatan yang bisa berpotensi merusak citra partai. “Sebagai pemimpin jangan sampai ternoda perbuatan yang tercemar. Mari kita membawa nama harum Partai Golkar di tengah masyarakat yang telah memberikan kepercayaan,” tuturnya dalam keterangan, Sabtu (27/2).

Sejumlah kepala daerah memang sudah dilantik pada Jumat (26/2). Pelantikan yang dilakukan secara daring maupun luring dilaksanakan di tingkat kabupaten/ kota. Sebab, sehari sebelumnya, kepala daerah tingkat provinsi sudah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Kamis (25/2).

Di Provinsi Jawa Tengah, sebanyak 17 kepala daerah terpilih dilantik Gubernur Ganjar Pranowo. Golkar sendiri berhasil meraih 80 persen kemenangan di wilayah ini. Partai yang saat ini dipimpin Ketua Umum Airlangga Hartarto ini hanya kalah di emapt wilayah. Yakni, Kota Pekalongan, Kabupaten Semarang, Pemalang, dan Blora.

Sementara, 17 kepala daerah yang dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, meliputi empat kota, yakni Kota Semarang, Surakarta, Magelang, Pekalongan. Sisanya, 13 wilayah adalah pelantikan kepala daerah tingkat kabupaten, antara lain, Kabupaten Rembang, Kebumen, Purbalingga, Boyolali, Blora, Kendal, Sukoharjo, Semarang, Wonosobo, Wonogiri, Klaten, Pemalang, dan Purworejo.

“Selamat kepada kader Partai Golkar, khususnya di Jateng, yang dilantik menjadi kepala daerah baik sebagai bupati/wakil bupati maupun walikota/wakil walikota. Semoga amanah dalam mengemban tugas, diberikan kekuatan, kelancaran dan kesuksesan,” ujar anggota Fraksi Partai Golkar di DPR ini.

Sumber

WhatsApp chat