Minggu, Oktober 17onlinenews.co.id
Shadow

Kembali Tampil ke Publik, Kim Jong Un Tampak Lebih Kurus

ONLINENEWS : Pyongyang – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali tampil ke hadapan publik. Namun, Kim Jong Un tampak lebih kurus dari penampilan sebelumnya.Dilansir Daily Mail, Rabu (1/9/2021) pemimpin Korea Utara itu muncul di TV pemerintah. Kehadirannya itu dalam rangka perayaan Hari Pemuda di Pyongyang.

Dalam siaran TV itu, Kim Jong Un terlihat berjalan di depan tribun yang dipenuhi ratusan anak sekolah yang tampak memujanya. Para anak perempuan tampak menangis haru dengan kehadiran Kim Jong Un. Sementara, anak laki-laki yang hadir bertepuk tangan dengan antusias.

Kim Jong Un pun tampak melambaikan tangan dan tersenyum. Fitur wajah Kim Jong Un tampak sangat menonjol, terutama di sekitar dagunya yang biasanya menghilang dalam lipatan lemak.

Pria berusia 37 tahun itu mengenakan kemeja putih. Kemeja itu terlihat longgar di badan Kim Jong Un. Padahal sebelumnya, kemeja yang ia kenakan selalu terlihat ketat di badan, terutama di area perut. Area leher dan dada atas Kim Jong Un pun kini tampak terlihat saat ia mengenakan kemeja berkerah itu.

Rumor mengenai memburuknya kesehatan Kim Jong Un memang masih menjadi topik hangat. Rumor itu sebelumnya kian santer usai foto-foto yang muncul awal tahun ini menunjukkan perubahan dramatis Kim Jong Un, yang disebut mengalami penurunan berat badan sekitar 44 pon.

Dalam upaya untuk meredam desas-desus itu, pemerintah Korea Utara melarang gosip tentang berat badan Kim Jong Un. Pemerintah Korea Utara juga mengatakan bahwa Kim Jong Un memang makan lebih sedikit ‘demi negara’. Korea Utara memang tengah bergulat dengan isu kelaparan.

Namun, ada laporan bahwa Kim Jong Un mungkin telah memasang pita lambung untuk mengurangi masalah berat badannya. Yang lain mengklaim bahwa pandemi Covid-19 membuat Kim Jong Un fokus untuk mengurangi berat badannya.

TV pemerintah bahkan mewawancarai seseorang yang mengatakan kondisi Kim Jong Un yang ‘kurus’ ‘menghancurkan hati rakyat kita’ dalam siaran yang sangat tidak biasa sekitar dua bulan lalu. Para ahli percaya ini adalah upaya untuk mengumpulkan simpati untuk Kim Jong Un.

Korea Utara saat ini berada dalam pergolakan krisis ekonomi yang dipicu oleh pandemi Covid-19 dan panen yang buruk.

Sumber : Detiknews

WhatsApp chat