Minggu, November 28onlinenews.co.id
Shadow

Kantor Karantina Ikan Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan Tahuna, Laksanakan Kegiatan Kelas Ekspor.

Kepala Kantor Karantina Ikan Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan Tahuna, Geric H. B. D. Lumiu S.P

Online news.co.id. Tahuna. 27/10/2021. Peluang ekspor hasil perikanan ikan tuna Kabupaten Kepl Sangihe ke negara tetangga Filipina(Gensan) menjadi tujuan dan dimanfaatkan oleh Pemkab Sangihe.


Kemarin 26/10/2021 Bertempat di Kantor Karantina Perikanan, Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan Tahuna, acara ‘Pesiapan Ekspor Tuna” Ke Gensan Pilipin di gelar, acara tersebut turut di hadiri Bupati Kabupaten Kepl Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE. ME.


Sebagai persiapan dan mengejot para pelaku usaha perikanan untuk mengambil kesempatan dan peluang ekspor ini,

Kepala Kantor Karantina Ikan Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan Tahuna, Geric H. B. D. Lumiu S.Pi saat di temui awak media mengatakan, kita dari stasiun karantina ikan dan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan Tahuna, kemarin melaksanakan kegiatan kelas ekspor untuk kemudahan para pelaku usaha perikanan, dan ini juga bagian rentetan kerja dari kami berkolaborasi dengan instansi terkait, bea cukai, imigrasi, dan yang utama pemerintah daerah dalam rangka percepatan ekspor. Komoditi perikanan ke Pilipin(Gensan) selama ini untuk perikanan yang ada di Kabupaten Kepl Sangihe, kemudian Sitaro, dan Talaud pengirimannya ke manado dan bitung.


Untuk kegiatan ekspor tahun 2020 itu sudah terlaksana juga, tetapi tujuannya ke Jepang sebanyak dua kali, dan dalam upaya bersama untuk membuka pasar yang baru dengan melihat letak geografis kepulauan sangihe yang berdekatan dengan negara Filipina, di mana negara tersebut membutuhkan komoditi perikanan, terlebih khusus beberapa ikan yang dimiliki oleh kabupaten sangihe dan disana dari hasil pemantauan kami memiliki harga yang lebih baik dari bitung dan manado.


Lanjut Lumiu, terkait dengan persiapan persiapan yang ada kemarin dibuka kelas ekspor, kelas ekspor ini mempersiapkan eksportir eksportir yang ada di kabupaten kepl sangihe, berkaitan dengan teknis dan administrasi, bagaimana mereka menyiapkan dokumen ekspor yang baik dan benar dan bagaimana kedepan secara teknis, mulai dari kapal, ikan, persyaratan persyaratan yang ditetapkan negara tujuan, harus dilengkapi bersama sama, sehingga kemarin mulai dari kami, bea cukai, imigrasi, karantina kesehatan, dan pelayanan satu atap pemkab sangihe, dan pihak perbankkan juga mendorong kegiatan ini, mungkin dalam waktu tidak terlalu lama kami akan laksanakan launching perdana ekspor ini pungkas Lumiu.

Arifin.

WhatsApp chat