Sabtu, November 27onlinenews.co.id
Shadow

Halmahera Tengah Ikut Serta Dalam Apkasi Expo 2021 Di Jakarta Convention Centre.

Kadis Ketahanan Pangan Ibu Dewi menjelaskan secara singkat dan ramah bagi awak media.

ONLINENEWS.CO.ID – Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka gelaran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/10/2021).

Saat meresmikan itu, Presiden Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Hadir pula Ketua Umum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, APKASI Otonomi Expo 2021 saya nyatakan dibuka,” ucap Jokowi .

Kepala Negara menyambut baik dilaksanakannya APKASI Expo 2021. Pasalnya gelaran ini bisa menjadi ajang memperkuat kerja sama perdagangan antardaerah.

“Sekaligus memperkuat ekspor kita ke negara-negara lain termasuk perluasan pasar-pasar ekspor baru,” ucapnya.

Meski demikian, Jokowi juga mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak melupakan pasar dalam negeri saat memperluas jangkauan ekspornya. Mengingat, Indonesia memiliki jumlah penduduk besar dan sangat potensial menjadi tujuan ekonomi.

Gelaran Apkasi Expo ini banyak melibatkan seluruh kabupaten di wilayah Indonesia, Kabupaten Halmahera Tengah turut serta dalam kegiatan Expo kali ini.

Ketika wartawan menghampiri Stand Halmahera Tengah tersebut, ada yang menarik dari promosi yang di sampaikan oleh penjaga Stand. Berikut kutipan penjelasan singkat oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan ibu Dewi,
“Kabupaten Halmahera Tengah terletak di Pulau Halmahera yang merupakan pulau terbesar di Maluku Utara dengan beberapa pulau/kepulauan di samping Halmahera sebagai induknya. Kabupaten Halmahera Tengah juga memiliki 37 pulau kecil dimana hanya ada dua pulau yang memiliki penduduk yaitu Pulau Gebe dan Pulau Yoi.” Ujarnya.
Dikatakan juga bahwa dengan luasnya wilayah geografis ini, banyak bahan pangan yang di hasilkan dari tanaman setempat hingga di olah sebagai makanan kekinian Antara lain sagu, umbi umbian juga sereal. Semua produk makanan ringan atau cemilan yang di pajang pada etalase anjungan Halmahera Tengah ini banyak dicicipi pengunjung, mereka memberikan testimoni tentang rasa yang sangat gurih dan enak juga sehat di komsumsi bagi kami, ujar pengunjung pameran.
Singkatnya, setelah mereka mencicipi tanpa tunggu lama ikut memborong produk pangan lokal Halteng ,ujar Dewi.
” Allhamdulillah semua laris manis terjual.”ujarnya sambil tidak lupa menawarkan kepada kami awak media.

Bahwa dengan luas wilayah geografis ini, Pemerintah Daerah khususnya bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah pada tahun 2020 dan 2021 memberikan alokasi anggaran kepada Diinas Ketahanan Pangan untuk penguatan ekonomi di 61 desa.
Sebab potensi lahan yang masih sangat luat ini dapat dimaksimalkan secara nyata.

” Disini ada sekitar 25 jenis olahan pangan lokal yang di kami tampilkan pada gelaran Apkasi Expo 2021 , anda bisa lihat sendiri ya, kemasannya tidak kala bersaing dengan UKM yang ada di jawa kan ,dengan sangat senang dan bangga atas kreasi asli dari HalTeng,” tersebut papar Dewi.
Ditambahkan juga, sebagai wujud dari diversifikasi pangan lokal melalui slogan Sehat dengan ngemil pangan lokal,kenyang tidak harus dengan Nasi.” Pungkasnya.( Hans)

WhatsApp chat