Minggu, November 28onlinenews.co.id
Shadow

Dialog Bilateral Hak Asasi Manusia Indonesia-Norwegia Ke-15

ONLINENEWS : “Selama beberapa tahun terakhir, telah banyak perkembangan yang terjadi di kedua negara, terutama di masa yang sangat berat ini di mana keamanan warga negara menjadi aspek paling kritikal dalam setiap proses pembuatan kebijakan,” ujar Direktur HAM dan Kemanusiaan, Achsanul Habib, dalam pidato pembukaannya pada Dialog Bilateral HAM antara Norwegia dan Indonesia yang ke-15.

Dialog HAM tersebut diselenggarakan secara hybrid di Bandung, Jawa Barat, pada 2 November 2021. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Achsanul Habib, Direktur HAM dan Kemanusiaan, Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral, Kementerian Luar Negeri. Delegasi Indonesia beranggotakan perwakilan-perwakilan dari Direktorat Eropa II, Kementerian Luar Negeri RI; Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan; Kementerian Hukum dan HAM; Kementerian Sosial; Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; dan Kementerian Agama. Serta turut berparisipasi Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia, Y.M. Todung Mulya Lubis bersama dengan tim dari KBRI di Oslo.

Di pihak Norwegia, Delegasi Norwegia dipimpin oleh Direktur Jenderal Departemen Urusan PBB dan Kemanusiaan, Merete Brattested. Y.M. Rut Krüger Giverin, Duta Besar Kerajaan Norwegia untuk Indonesia juga turut berpartisipasi bersama dengan timnya dari Kedutaan Kerajaan Norwegia di Jakarta.

Pada Dialog HAM ke-15 ini, ke dua negara membahas berbagai isu yang menjadi perhatian dan tantangan bersama. Tantangan dalam melakukan pemenuhan dan pelindungan HAM di masa pandemi COVID-19, pemenuhan hak-hak anak di masa pandemi, bisnis dan HAM, kebebasan beragama dan kebebasan berekspresi, serta peningkatan kerja sama di tingkat multilateral menjadi isu-isu yang dibahas secara konstruktif oleh kedua negara.

Kedua negara menyepakati bahwa dialog tulus dan kerja sama konstruktif merupakan kunci yang dapat menjembatani berbagai perbedaan pandangan terkait pemenuhan dan pelindungan HAM. Berbagai good practices dan lesson learned yang didapatkan melalui dialog dapat menunjang pemajuan HAM di dalam negeri masing-masing. Hal ini berkesesuaian dengan komitmen Pemerintah Indonesia, serta juga sebagai anggota Dewan HAM PBB, dalam menggalang diplomasi HAM yang bermanfaat bagi pemajuan HAM di dalam negeri.

Dalam konteks kebijakan luar negeri, Dialog Bilateral HAM merupakan salah satu bentuk aksi konkret Pemerintah Indonesia dalam menghadirkan pemajuan, pemenuhan, dan pelindungan HAM. Selama hampir 2 dekade terakhir, Indonesia menyelenggarakan Dialog Bilateral HAM secara rutin dengan sejumlah negara sahabat, seperti Norwegia, Iran, Uni Eropa, Kanada, Swedia dan Rusia . Sebagian dari Dialog HAM dengan negara mitra tersebut bahkan telah dilakukan belasan kali.

Sebagaimana Dialog HAM RI-Norwegia ke-14 dilaksanakan di Tromsø, Norwegia, pada 2019, lalu Dialog ke-15 pada tahun ini dilaksanakan di Bandung, Indonesia secara hybrid; maka Norwegia akan menjadi tuan rumah dari Dialog ke-16 yang akan diadakan di Oslo pada tahun 2022, sekiranya keadaan pandemi sudah memungkinkan untuk dilakukannya pertemuan secara on site.

Sumber : kemlu.go.id

WhatsApp chat