Minggu, Oktober 24onlinenews.co.id
Shadow

Desa Kembes Dua Menyimpan Sejarah Yang Belum Terkuak.

ONLINE NEWS. CO. ID Kabupaten Minahasa| Pelestarian Budaya Salah Satu Ujung Tombak Bangsa Indonesia dan dalam amanat Undang – undang Republik Indonesia ( UURI) Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Demikian Diketahui Masyarakat desa Kembes dua sewaktu wartawan ON menyusuri dengan melakukan Investigasi terkait Sejarah dan lokasi Situs Budaya tumani kampung Desa Kembes kecamatan tombulu. Hal menarik ditemui awak media saat mewawancarai salah satu Tokoh Adat desa kembes dua seorang mantan Perangkat desa yang pernah mengabdi mengemban Tugas selama 53 Tahun secara suka duka diterima nya dengan Ikhlas tanpa di bayar sepeserpun Oleh Pihak pemerintah kabupaten hingga pensiun sekarang ini.

Pahlawan tanpa tanda jasa patut di alamatkan kepada tokoh adat budaya desa kembes saat ini berumur 89 tahun bernama Yohan F. Siwi.

Beliau keseharian masih kuat dalam bertani memberi keterangan terkait sejarah Desa kembes yang sudah lama di tulisnya, terheran oleh awak media saat kakek yohan membacakan sejarah tanpa mengenakan kaca mata selayaknya para lansia.

” Saya mantan perangkat desa telah lama mengabdi kepada negara dari jaman Gubernur HV Worang, dari dulu sampai saat ini saya belum pernah mendapat penghargaan selayak dan semstinya setelah 53 tahun mengabdi kepada negara dan pemerintah kabupaten dalam menjabat perangkat desa waktu dulu” Ungkap Kakek yohan kepada Pers.

Kakek yohan siwi menambahkan ” Sejarah desa kembes telah saya tulis agar tidak hilang ” Terang kakek yohan yang mampu membaca tanpa kaca mata.

DPD Sulut Barisan Masyarakat Adat ( BARMAS ) ketua Bidang Seni dan Budaya melalui kordinator Desa Kembes Dua Sarafin Wentuk kali ini angkat Bicara terkait pelestarian budaya sejarah di desa kembes dua menurutnya tidak berkembang dan hampir tidak ada dari dulu, buktinya desa tidak pernah menyelenggarakan HUT Desa bahkan sejarah desa tidak pernah di informasikan kepada masyarakat.

” Sedari dulu saya tahu budaya sejarah desa kami kembes dua tidak pernah selenggarakan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa sejak saya kecil menurut saya Hut juga termasuk pelestarian budaya wajib di selenggarakan karena pemajuan budaya sangatlah penting seperti didesa lain.”
Ungkap penggiat budaya ini saat dimintai keterangan terkait sejarah budaya.

Sarafin sebagai kordinator seni dan budaya barmas diwilayah Desa kembes dua menambahkan, ” Saya berharap pemerintah desa kembes dua untuk memberi ruang bagi pelestarian budaya sejarah agar masyarakat semua tahu tentang sejarah Hut dan sejarah desa kembes dua” Harapnya.
(TEVRI)

WhatsApp chat