Minggu, Oktober 24onlinenews.co.id
Shadow

BP2MI Gandeng Komisi IX DPR RI Gelar Sosialisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

ONLINENEWS : Bekasi — Bertempat di Aula Ballroom Global Persada Mandiri School (GPM) di jln Teluk Angsan bekasi jaya, kec Bekasi- timur kota bekasi Jawabarat. berlangsungnya kegiatan Sosialisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI,) PMI Tampak hadir dikegiatan anggota Komisi IX DPR RI Wenny Hariyanto S.H serta anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Dariyanto S. Kom. dan Faisal Aggota DPRD. Dan mewakili BP2MI, Bapak Fany Wahyu Kurniawan.Humas BP2MI. Kamis, (14/10/21)

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bersama Komisi IX DPR RI adakan sosialisasi peluang kerja ke luar negeri dan pelindungan menyeluruh kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kepada awak media, Fany Wahyu Kurniawan, Mengatakan, BP2MI hadir untuk memberikan Pelindungan Secara menyeluruh bagi Imigran dan merupakan program prioritas. Diantaranya adalah menjadikan PMI sebagai Very Very Important Person (VVIP) yang berarti menjamin perlindungan secara menyeluruh dari mulai keberangkatan hingga sampai ditempat tujuan demikian pula saat kepulangan hingga ke daerah asal.ucapnya.

“BP2MI ini melindungi pekerja imigran dari ujung rambut hingga ujung kaki dan menjadi program VVIP” Ungkap. Humas BP2MI, PMI Fanny Wahyu Kurniawan.

Sementara, Wenny Haryanto, Anggota Komisi IX DPR RI, Menuturkan, Seluruh masyarakat yang hendak bekerja diluar negeri agar mendaftarkan diri bersama BP2MI serta menghindari calo sehingga tidak menjadi imigran ilegal yang akan merugikan dirinya sendiri.

“Kalau mau kerja ke luar Negeri itu sebaiknya jangan sampai lewat jalur ilegal. tapi ikutilah jalur yang resmi. supaya keselamatan kita terjamin dan ketika mendapatkan masalah saat berada diluar negeri penanganannya akan mudah”, jelas Wenny Haryanto, SH.

Ditempat yang sama, Dariyanto, S.Kom, anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi,Menyampaikan, kegiatan ini dapat Memberikan tambahan ilmu dan wawasan bagaimana menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang resmi dan sesuai dengan prosedural di luar negeri.

“Kegiatan ini akan menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat Bekasi yang hendak menjadi Imigran di luar Negeri sehingga tidak mengalami masalah dari keberangkatan, saat bekerja maupun pada saat kembali ke daerah asal”, ujar Dariyanto
( Hans Montolalu)

WhatsApp chat