Minggu, Oktober 17onlinenews.co.id
Shadow

Baliho Airlangga, Jurus Golkar Sejak Dini Demi 2024

ONLINENEWS : Jakarta – Partai Golkar tancap gas mensosialisasikan Ketua Umum Airlangga Hartarto demi kepentingan Pilpres 2024. Lewat surat yang diterbitkan DPP Golkar, kader diperintahkan memasang billboard dan videotron sampai Desember mendatang.

Wakil Ketua Umum Golkar Nurul Arifin menyatakan bahwa partainya telah menetapkan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden di 2024. Karenanya, sosialisasi kepada masyarakat mulai dilakukan meski pilpres masih tiga tahun lagi.

“Sebenarnya itu keputusan munas dan rapimnas yang menyatakan bahwa Bapak Ketua Umum sebagai kandidat capres yang diusung kader daerah. Pemasangan baliho dan billboard itu salah satu bentuk untuk merealisasikan keputusan itu,” kata Nurul Arifin saat dihubungi, Kamis (5/8).

Instruksi Partai

Pemasangan videotron dan billboard berwajah Airlangga Hartarto merupakan instruksi DPP Partai Golkar untuk para kadernya. Terutama anggota DPR fraksi Partai Golkar.

Merujuk dokumen yang diperoleh CNNIndonesia.com surat perintah tersebut diteken oleh Wakil Ketua Umum Nurul Arifin dan Sekjen Lodewijk Paulus pada 3 Juli 2021.

Surat perintah pemasangan billboard dan videotron ditujukan kepada seluruh anggota DPR RI Fraksi Beringin, Ketua DPD 1 Provinsi, dan DPD II Kabupaten/Kota, Ketua Umum Organisasi Sayap, dan Ketua Umum Ormas Hasta Karya.

Pemasangan billboard dan videotron dilakukan sejak 21 Juli hingga 31 Desember 2021 dengan desain dan petunjuk pemasangan yang telah ditentukan oleh DPP Golkar.

Wakil Ketua Umum Golkar Nurul Arifin membenarkan isi surat perintah tersebut. “Sosialisasi kan merupakan program partai dan memang itu pekerjaan politik, jadi salahnya dimana?” katanya.

Salah satu legislator Beringin yang enggan disebut namanya mengungkapkan semua biaya pemasangan videotron dan billboard dibebankan kepada mereka. Harganya pun tidak murah.

Kader Golkar harus merogoh kocek sekitar Rp25-60 juta per bulan untuk memasang billboard. Sementara biaya pemasangan videotron berkisar antara Rp40-80 juta per bulan jika lokasinya di pusat kota. Tetapi, mereka tetap memasangnya sesuai instruksi.

Airlangga Memantau Langsung

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tidak begitu saja percaya semua kadernya akan taat instruksi. Dia memantau langsung siapa saja yang sudah dan belum memasang videotron serta billboard bergambar dirinya.

Dalam rapat internal DPP Golkar, 28 Juli 2021. Airlangga meminta laporan siapa saja kader Beringin yang sudah dan belum memasang billboard dan videotron tersebut. Dia mendapati setengah anggota DPR dari partainya belum patuh.

Dia mendapati baru 43 yang sudah memasang dari total 85 anggota DPR Fraksi Golkar. Setengah anggota fraksi belum memasang gambar sang Ketua Umum. Sementara dari 34 pengurus DPD I, ada 11 daerah yang belum memasang billboard dan videotron Airlangga Hartarto.
Saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com soal ini, Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia mengklaim semua kader patuh perintah DPP Golkar. Pemasangan billboard hanya tinggal menunggu waktu.

“Mereka sedang mempersiapkan kok bukan berarti mereka tidak mau pasang billboard dan videotron Ketum. Itu situasi di daerah masing masing kan berbeda, persoalan teknis saja itu,” kata dia.

Meskipun banjir kritikan dari berbagai kalangan karena dianggap berkampanye untuk Pilpres 2024 di tengah pandemi covid-19, Doli menanggapinya dengan santai.

Dia menegaskan bahwa pemasangan billboard dan videotron tidak mengganggu kegiatan sosial yang dilakukan Partai dalam membantu penanganan pandemi.

“Partai politik memang bentuk kegiatannya bagaimana supaya dikenal dan diterima masyarakat, melalui berbagai aktivitas jadi yang namanya pasang spanduk, baliho itu kan memang sudah dilakukan semua parpol sejak dulu. Jadi itu tidak ada hubungannya dengan sensitivitas terhadap pandemi,” ujar Doli.

Pasang Foto Sendiri
Grup percakapan WhatsApp Fraksi Golkar sempat riuh setelah Wakil Ketua Umum Nurul Arifin memberikan arahan soal penundaan pemasangan billboard dan videotron.

Secara mendadak pada 14 Juli, Nurul Arifin meminta para legislator Beringin menunda pemasangan billboard dan videotron bergambar Airlangga sampai pandemi melandai.

Namun sejumlah anggota fraksi Golkar langsung bereaksi menolak permintaan tersebut. Sebagian beralasan sudah terlanjur mengikat kontrak pemasangan jangka panjang. Biaya sudah dibayar.

Sejauh ini, ada pula anggota DPR Fraksi Partai Golkar yang turut memasang foto diri dalam baliho Airlangga Hartarto. Kader yang berbuat demikian langsung kena tegur dan diketahui oleh kader lainnya.

“Tidak ada foto selain Ketum. Demikian arahannya,” tutur petinggi Partai Golkar.

Sumber

WhatsApp chat