Minggu, Oktober 17onlinenews.co.id
Shadow

Anggota DPR Kena OTT KPK, NasDem Hormati Proses Hukum

ONLINENEWS : Jakarta — Anggota DPR fraksi NasDem Hasan Aminuddin turut diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Probolinggo, Jawa Timur. Mengenai hal itu, NasDem yakin proses hukum berjalan sesuai ketentuan.


“Kami tentu prihatin dan meyakini pelaksanaan penegakan hukum yang adil sesuai ketentuan perundangan yang berlaku,” kata Sekjen NasDem Johnny G. Plate kepada CNNIndonesia.com, Senin (30/8).

Dia menjelaskan bahwa NasDem sudah memiliki prosedur baku yang tegas dan ketat dalam menyikapi proses hukum yang dilakukan terhadap kadernya . NasDem, kata dia, juga selalu mengacu pada asas praduga tak bersalah.

Menurutnya, prosedur atau kebijakan tersebut dilaksanakan secara konsisten oleh NasDem dan diketahui secara baik oleh para kader selama ini.

“Dengan tetap mengacu pada presumption of innocence yang merupakan hak setiap warga negara, Partai Nasdem sudah mempunyai prosedur baku yang tegas dan ketat terkait dengan OTT atau tindakan penegakan hukum terhadap kader dan politisi NasDem yang terkena masalah,” kata Menkominfo itu.

“Seperti misalnya segera mengajukan pengunduran diri sebagai anggota dan berhenti dari semua jabatan partai,” imbuhnya.

Sebelumnya, KPK menggelar OTT di Probolinggo, yang diduga terkait dengan jual beli jabatan penjabat kepala desa.

Dalam giat itu, tim penindakan KPK menangkap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Suaminya yang merupakan mantan Bupati Probolinggo dua periode (2003-2008 dan 2008-2013) sekaligus anggota DPR fraksi NasDem, Hasan Aminuddin.

Diduga terdapat ratusan kepala desa yang terlibat. Mereka menyetorkan uang dengan nilai masing-masing sekitar Rp20 juta. Beberapa kepala desa pun turut ditangkap dalam operasi senyap ini.

Terpisah, Wakil Ketua DPW NasDem Jawa Timur, Vinsensius Awey mengaku kaget ada anggota DPR dari partainya yang turut diciduk KPK. Dia menegaskan pihaknya akan menghormati proses hukum yang berjalan.

“Dua sosok pejabat tinggi di Probolinggo, yaitu bupatinya sendiri dan anggota DPR RI yang merupakan suaminya yang juga kader Nasdem,” kata Awey.

Sumber : cnnindonesia.com

WhatsApp chat