Selasa, Oktober 26onlinenews.co.id
Shadow

Andrei Angouw Dan Richard Sualang, Rapat Virtual Bareng BPJN Sulut.

ONLINE NEWS.CO.ID MANADO| Wali kota Dan Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw dan dr.Richard Sualang melaksanakan Rapat Virtual daring bersama Balai Pelaksanaan Jalan dan Jembatan ( BPJN ) Sulawesi Utara dalam rangka membahas Drainase sampai pada longsor diarea pekuburan umum di wilayah jalan Winangun, Rabu( 21/7/2021).

Rapat Virtual itu di dampingi Sekretaris Kota Micler C.S Lakat, Asisten III Bart Assa, Kadis DLH Franky Porawouw, Kadis PUPR Jhon Suwu, Kaban BPBD Peter A. Eman dan pejabat teknis lainnya.

Diketahui bahwa unsur unsur terkait diundang dalam Rapat ini dikarenakan Urgen akibat banjir dan yang menjadi persoalan Jalan yang ada di Bethesda, ranting pohon yang akan dipangkas, persoalan drainase dalam Kota, persoalan kubur yang ada di Winangun, persoalan Ring Road, persoalan jembatan-jembatan dan lain-lain.

Sementara Wali Kota Andrei Angouw, dalam rapat menjelaskan sejumlah hal urgen seperti lokasi longsoran pekuburan dan pekuburan Winangun.

“Setelah pemindahan kubur clear dilakukan Pemerintah Kota, maka akan dibuatkan bahu jalannya dilebarkan atau dimundur kebelakang ketika akan dibuat tanggul,” ujar Angouw

Dikatan andrei juga soal drainase dan kolam retensi dikawasan Ringroad I. Pembahsan ini cukup alot sebab ada beberapa lokasi yang terancam banjir seperti wilayah Welong Malendeng akibat drainase kurang baik.

Bahasan lainnya yang ditanyakan adalah soal lampu disekitar jembatan Soekarno dan jembatan di Boulevard II. Hambatan adalah koordinasi dengan PT PLN menyangkut posisi tiang listrik yang harus dipindahkan.

Menurut Wali Kota, Koordinasi diharapkan dilakukan dengan instansi teknis Pemerintah Kota seperti dari Kadis PUPR termasuk dengan Camat yang ada diwilayahnya.

Hal-hal lain yang dibicarakan adalah genangan air yang sering terjadi diruas jalan Wolter Monginsidi di Malalayang. Demikian juga koordinasi dengan Balai Jalan soal pengadaan lampu jalan yang akan dilakukan Pemerintah Kota di Boulevard II.

“Permasalahan penting lainnya adalah soal status jalan Boulevard II. Jalan ini stausnya belum merupakan jalan nasional sebab statusnya nanti masuk jalan nasional tahun depan,” ujar Andrei Angouw.

Walikota juga menanyakan soal penanganan jalan didepan Polsek Wanea karena air yang sangat deras mulai dari Pom Bensin Winangun sampai Kodim kearah bawah jika terjadi hujan deras.

“Kondisi ini merusak jalan disekitar khususnya depan Yayasan Katolik dan Polsek Wanea karena parit tidak mampu menampung debet air jika hujan cukup lama,” jelasnya.

Ditambahkan, “Semua permasalahan infrastruktur dan utilitas Kota ini mendapat tanggapan pihak BPJN untuk dikoordinasikan dan dibenahi kedepan. Jadi inti dari pembahasan ini adalah membahas potensi permasalahan dan tindaklanjut,” tandas Andrei Angouw bersama Richard Sualang.

Selesai pembahasan virtual dengan BPJN Walikota melakukan rapat internalisasi dengan pejabat internal pemkot yang hadir dalam pembahasan virtual tadi.

PENULIS : TEVRI NGANTUNG

WhatsApp chat